Penegakan Hukum Terhadap Tindakan Main Hakim Sendiri: Studi Polres Majene

Authors

  • Muhammad Al Habsy Ahmad Fakultas Hukum Universitas Tomakaka
  • Dedi Dedi Fakultas Hukum Universitas Tomakaka
  • Hadriana Hadriana Fakultas Hukum Universitas Tomakaka

DOI:

https://doi.org/10.31960/ijocl.v2i2.533

Keywords:

Penegakan Hukum, Main Hakim Sendiri, Represif, Preventif, Pre-Emtif

Abstract

Penelitian betujuan untuk menganalisi Faktor Penyebab Tindakan Main Hakim Sendiri Yang Terjadi Di Wilayah Polres Majene Upaya Yang Dilakukan Oleh Pihak Kepolisian Dalam Menangani Perkara Tindakan Main Hakim Sendiri Yang Terjadi Di Masyarakat. Metode Penelitian menggunakan penelitian hukum empiris yang berlokasi di wilayah hukum polres Majene. Hasil Penelitian bahwa  Tindakan main hakim sendiri (Eigenrichting) ini kemudian dalam tatanan hukum nasional bertentangan dengan asas praduga tidak bersala (presumption of innocence). Jadi seseorang tidak boleh dihukumi bersalah atau tidaknya tanpa melalui suatu proses hukum, sebab ada kemungkinan seseorang tidak bersalah tetapi menjadi korban tindakan main hakim sendiri. Upaya yang dilakukan untuk penegakan hukum tindakan main sendiri oleh kepolisian adalah dengan upaya represif, upaya preventif dan upaya pre-emtif.

The The purpose of this study is to analyze the Factors That Cause Acting Against the Judges Who Happened at the Majene Regional Police Station conducted by the Police in Handling Cases of Self-Defense Actions that Happen in the Community. The research method uses empirical legal research located in Majene Regional Police Station. The results of the study that the act of vigilante (Eigenrichting) later in the national legal order is contrary to the principle of presumption of innocence. So a person must not be punished or not without going through legal proceedings, because there is a possibility that someone is innocent but becomes a victim of vigilante justice. The efforts made for the law enforcement action alone by the police are repressive, preventive and pre-emptive.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bukhori, K. A. (2018). Pergeseran Paradigma Hukum. Medina-Te: Jurnal Studi Islam, 14(1), 53-70.

Candra, S. (2013). Pembaharuan Hukum Pidana; Konsep Pertanggungjawaban Pidana Dalam Hukum Pidana Nasional Yang Akan Datang. Jurnal Cita Hukum, 1(1), 95895.

Djanggih, H., & Ahmad, K. (2017). The Effectiveness of Indonesian National Police Function on Banggai Regency Police Investigation (Investigation Case Study Year 2008-2016). Jurnal Dinamika Hukum, 17(2), 152-157.

Halim, A. (2008). Teori-teori Hukum Aliran Positivisme dan Perkembangan Kritik-kritiknya. Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum, 42(2), 387-408

Hendrawati, H., & Krisnan, J. (2019). Main Hakim Sendiri (Eigenrichting) Dalam Perspektif Kriminologis. Proceeding of The URECOL, 31-38.

Irfan, M. N. (2017). Pemidanaan terhadap pelaku main hakim sendiri (eigenreching) ditinjau dari hukum positif dan hukum Islam (Bachelor's thesis, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).

Kristanto, K. (2017). Perbuatan Eigen Righting (Main Hakim Sendiri) dalam Perspektif Hukum Pidana. JURNAL MORALITY.

Ma'u, D. H., & Nur, M. (2016). PARADIGMA HUKUM SOSIOLOGIS (Upaya Menemukan Makna Hukum dari Realitas Publik). Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah, 7(2), 1-28.

Marbun, R. (2014). Grand Design Politik Hukum Pidana dan Sistem Hukum Pidana Indonesia Berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945. Padjadjaran Journal of Law, 1(3), 558-577.

Muzaqqi, F. (2016). Menimbang Gagasan Negara Hukum (Deliberatif) di Indonesia. Jurnal Konstitusi, 7(5), 175-198.

Suhardin, Y. (2009). Fenomena Mengabaikan Keadilan dalam Penegakan Hukum. Mimbar Hukum-Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 21(2), 341-354.

Syahiruddin, S. (2019). Perlindungan Hukum terhadap Korban Main Hakim Sendiri dalam Prespektif Asas Praduga Tak Bersalah di Kota Makassar (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar).

Tabaluyan, R. R. (2015). Pembelaan Terpaksa yang Melampaui Batas Menurut Pasal 49 Kuhp. Lex Crimen, 4(6), 26-35

Published

2020-07-25

How to Cite

Ahmad, M. A. H., Dedi, D., & Hadriana, H. (2020). Penegakan Hukum Terhadap Tindakan Main Hakim Sendiri: Studi Polres Majene. Indonesian Journal of Criminal Law, 2(2), 119-131. https://doi.org/10.31960/ijocl.v2i2.533