Main Article Content

Abstract

Program pengabdian masyarakat atau abdimas Universitas Muhammadiyah Enrekang adalah program yang diselenggarakan dengan tujuan memberikan pengetahuan kepada para civitas akademika tentang tata cara pembuatan media pembelajaran. Tahapan pengabdian masyarakat ini meliputi analisis kebutuhan media pembelajaran digital, mengadakan bimbingan teknis, dan melakukan evaluasi. Setelah dilakukannya kegiatan bimbingan teknis peserta telah mampu membuat media pembelajaran seperti presentasi, video, interaktif, dan android. Berdasarkan hasil evaluasi ditemukan bahwa pelaksanaan kegiatan ini berjalan sukses dengan tingkat kehadiran peserta yang tinggi, tingkat kesukaan yang merata pada seluruh materi yang disajikan narasumber, dan tingkat kepuasan terhadap pelayanan yang sangat tinggi.

Keywords

Bimbingan Teknis Covid-19 Daring Media pembelajaran digital

Article Details

How to Cite
Yunus Busa, Agusriandi, Elihami, & Mutmainnah. (2020). Bimbingan Teknis Pembuatan Media Pembelajaran Digital secara daring oleh civitas akademika ditengah pandemi Covid-19 . CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 158-165. https://doi.org/10.31960/caradde.v3i1.501

References

  1. Arindiono, R. J., & Ramadhani, N. (2013). perancangan media pembelajaran interaktif matematika untuk siswa kelas 5 SD. Jurnal Sains dan Seni ITS, 2(1), F28–F32.
  2. Asrizal, A., Festiyed, F., & Sumarmin, R. (2017). Analisis kebutuhan pengembangan bahan ajar ipa terpadu bermuatan literasi era digital untuk pembelajaran siswa SMP kelas VIII. Jurnal Eksakta Pendidikan (JEP), 1(1), 1–8.
  3. Dewi, W. A. F. (2020). Dampak Covid-19 terhadap implementasi pembelajaran daring di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 55–61.
  4. Engkus, E., Suparman, N., Tri Sakti, F., & Saeful Anwar, H. (2020). Covid-19: Kebijakan mitigasi penyebaran dan dampak sosial ekonomi di Indonesia. LP2M.
  5. Khasanah, D. R. A. U., Pramudibyanto, H., & Widuroyekti, B. (2020). Pendidikan Dalam Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Sinestesia, 10(1), 41–48.
  6. Murwani, E., & Winarno, P. M. (2015). Sinergi perguruan tinggi dan dunia usaha untuk pemberdayaan masyarakat berkelanjutan: Teknologi informasi dan komunikasi. UMN Press.
  7. Mustofa, M. I., Chodzirin, M., Sayekti, L., & Fauzan, R. (2019). Formulasi Model Perkuliahan Daring Sebagai Upaya Menekan Disparitas Kualitas Perguruan Tinggi. Walisongo Journal of Information Technology, 1(2), 151–160.
  8. Noor, I. H. M. (2011). Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Perguruan Tinggi Idris HM Noor. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 17(3), 306–315.
  9. Nuriyah, N. (2016). Evaluasi pembelajaran: sebuah kajian teori. Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 3(1).
  10. Pane, A., & Dasopang, M. D. (2017). Belajar dan pembelajaran. Fitrah: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2), 333–352.
  11. Saputra, W., & Purnama, B. E. (2015). Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif untuk mata kuliah organisasi komputer. Speed-Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi, 4(2).
  12. Shalikhah, N. D. (2017). Media pembelajaran interaktif lectora inspire sebagai inovasi pembelajaran. Warta LPM, 20(1), 9–16.
  13. Sugihamretha, I. D. G. (2020). Respon Kebijakan: Mitigasi Dampak Wabah Covid-19 Pada Sektor Pariwisata. The Indonesian Journal of Development Planning, 4(2), 191–206.