http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/issue/feed CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2019-05-24T02:53:11+00:00 Muh. Ilham Bakhtiar ilhambakhtiar86@gmail.com Open Journal Systems <p><span class="Apple-style-span"><strong>CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> merupakan jurnal yang dikelola oleh Ilin Institute. Menerbitkan&nbsp; artikel kegiatan pengabdian pada masyarakat bidang pendidikan, sosial, pengembangan&nbsp; sumberdaya manusia,&nbsp; kesehatan, teknologi tepat guna,&nbsp; dan kesehatan. M</span><span class="Apple-style-span">emiliki </span>&nbsp;<strong><a href="http://u.lipi.go.id/1529841925" target="_blank" rel="noopener">e-ISSN: 2621-7910 </a>dan&nbsp;</strong><a href="http://u.lipi.go.id/1529841757" target="_blank" rel="noopener"><strong>p-ISSN: 2621-7961</strong></a></p> <p><span class="Apple-style-span"><strong>CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> terbit dua kali dalam satu tahun. Artikel yang telah publish dapat didownload secara gratis, dibaca dan disebrluaskan sebagai rujukan artikel selanjutnya. Paper di Submit secara online dengan melakukan registrasi terlebih dahulu di website ini atau dapat dikirimkan via email ilininstitute@gmail.com. Download <a href="https://drive.google.com/file/d/1CDLDoRgxhTfrL5oVSNYmFe5CulZEu7TT/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">Template disini </a>dan Panduan <a href="https://drive.google.com/file/d/1LxAzMydqQ_zL4BxVwxFI85Cd5wNRFnJg/view?usp=sharing" target="_blank" rel="noopener">Penulisan disini</a><br></span></p> http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/26 Kualitas Bibit Durian Unggul Lokal Palopo 2019-05-22T02:43:21+00:00 Sukriming Sapareng miming.mlgke@gmail.com Muhammad Yusuf Idris muhammadyusyf@gmail.com Intisari Intisari Intisari@yahoo.com Sitti Maryam Yasin sittimaryam@gmail.com Rosnina Rosnina rosnina@gmail.com <p>Budidaya tanaman durian (Durio zibethinus L.) di Indonesia memiliki prospek tinggi karena mempunyai nilai komersial yang tinggi dan permintaan konsumen pada saat musim durian yang cukup tinggi. Selain itu untuk agroindustri, buah durian dapat dijadikan sebagai bahan campuran makanan maupun minuman sehingga mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi. Penelitian&nbsp; bertujuan menganalisis usaha pembibitan durian unggul lokal Palopo yang mempunyai citrarasa khas dengan aroma yang lebih ringan. Kendala utama pada pengembangan durian yaitu penyediaan bibit yang berkualitas. Usaha untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan melalui teknik penyediaan bibit yang baik dan benar dengan cara vegetatif (berasal dari okulasi maupun sambung pucuk). Hasil penelitian analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa pembibitan durian unggul lokal Palopo dinyatakan layak dari sisi finansial. Berdasarkan hasil perhitungan harga pokok produksi minuman bibit diperoleh Rp 2.515,82. Hasil kelayakan usaha bibit durian diperoleh nilai NPV= Rp 1.345.334,21, gross B/C= 1.7244, net B/C= 3.9214, dan IRR= 63%..</p> 2019-01-23T07:24:10+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/7 Pemberdayaan Masyarakat Melakui Pembuatan Perpustakaan Pesisir Melalui Kuliah Kerja Nyata 2019-05-22T02:43:20+00:00 Marwan Sam marwanprivacy@gmail.com Muhammad Arhan Rajab arhammuh@gmail.com <p>Program kerja ini bertujuan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat Kelurahan Pallameang melalui Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dalam memanfaatkan sumber daya alam pesisir yang ada. Target khusus yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah meningkatkan minat baca masyarakat kelurahan Pallameang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini terbagi dalam dua tahap, yaitu tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Tahap persiapan meliputi observasi tempat, penentuan waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan, mengadakan surat undangan kepada masyarakat, serta sosialisasi kepada masyarakat tentang kegiatan. Sedangkan tahap pelaksanaan diawali dengan pembuatan rak perpustakaan, pembukaan kegiatan serta peresmian. Hasil dari kegiatan yaitu respon dan apresiasi masyarakat serta pemerintah setempat sangatlah mendukung diadakannya perpustakaan pesisir ini. Kesimpulan dari program iniadalah membangkitkan semangat membaca bagi masyarakat yang ada di Kelurahan Pallameang dan lebih luas bagi masyarakat Kecamatan Mattiro Sompe terutama bagi anak-anak pesisir</p> 2019-01-23T07:41:28+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/48 Kelompok Industri Kreatif “ Kerupuk Lele Organik ” Di Kecamatan Kademangan, Kanigaran Kota Probolinggo 2019-05-22T02:43:19+00:00 junaidi jun jun junaidi_msi@yahoo.co.id Afib Rulyansah afibrulyansah@upm.ac.id Herlin Herawati herlinmnd@gmail.com <p>Program Kemitraan Masyarakat ini ditujukan untuk masyarakat ekonomi produktif (Usaha Kecil Menengah). Usaha Kecil Menengah yang dimaksud adalah milik Bapak Zainul Abidin (Mitra 1) dan Bapak Hasyim Asyari Fatin (Mitra 2). Kedua Mitra memproduksi Kerupuk Lele Organik. Mitra 1 bertempat di Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo. Mitra 2 bertempat di Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo. Kedua mitra memiliki permasalahan yaitu permasalahan produksi dan manajemen keuangan dan organisasi. Permasalahan produksi mitra 1 adalah lamanya proses pemotongan Kerupuk Lele Organik yakni berbentuk gelondong. Permasalahan produksi mitra 2 adalah lamanya mengeringkan Kerupuk Lele Organik dimana tergantung panas matahari. Permasalahan manajemen kedua mitra adalah masih belum mencapai optimal pada sistem manajemen keuangan serta organisasi. Luaran dari program ini berupa mesin untuk pemotong Kerupuk Lele Organik, mesin untuk oven Kerupuk Lele Organik, pelatihan pelatihan manajemen keuangan dan organisasi, peningkatan dalam hal kuantitas dan kualitas produk, dan draf jurnal ilmiah dari hasil progam ini. Hasil dan luaran yang dicapai dalam laporan kemajuan ini adalah persiapan, diskusi, dan proses pengumpulan referensi, mendesain dan membuat mesin pemotongan Kerupuk Lele Organik gelondongan dan mesin untuk oven Kerupuk Lele Organik. Rencana tahapan berikutnya adalah menguji coba dan ditambah mengevaluasi mesin, dan pelatihan manajemen.</p> 2019-01-23T09:46:20+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/69 Pemberdayaan Masyarakat Marannu melalui Pertanian dan Peternakan Terintegrasi dalam Rangka Mewujudkan Kabupaten Pinrang Sebagai Poros Utama Pemenuhan Pangan Nasional 2019-05-22T02:43:22+00:00 Muhammad Rusli Baharuddin mruslib@gmail.com Gita Sri Hidayati gita.flozia@gmail.com Baso Amir bas_amt@yahoo.com <p>Tujuan kegiatan ini yaitu Penumbuhkan empati, jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kerja sama mahasiswa, dan dapat memberikan sumbangan bagi penyelesaian persoalan yang ada di masyarakat. Secara Khusus kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian dan peternakan dengan menghasilkan pakan ternak dari pengolahan limbah pertanian dan pupuk organik dari pengolahan limbah peternakan. Metode Pelaksanaan yang diterapkan untuk mencapai tujuan yaitu (1) Sosialisasi Pertanian: Penggunaan pupuk organik dan bahaya penggunaan pupuk kimia, (2) Sosialisasi Peternakan: Pemenuhan gisi dan pemberian vaksin ternak, (3) Pengolahan limbah pertanian menjadi pakan ternak, (4) Pengolahan limbah peternakan menjadi pupuk organik, dan (5) Pemberdayaan masyarakat pengangguran dalam pengolahan pupuk organik dan pakan ternak, Hasil (Luaran) dalam kegiatan ini adalah (1) Meningkatkannya hasil panen pertanian dari jumlah hasil panen sebelumnya, (2) Terjadinya penurunan biaya produksi atau pembelian pakan ternak dari periode sebelumnya dan (3) 50% petani Desa marannu menggunakan pupuk organik hasil pengolahan Limbah dan Peternakan 50% Peternak Desa Marannu menggunakan pakan ternak hasil pengolahan limbah pertanian. Konsep pertanian dan peternakan terintegrasi sebagai langkah Kabupaten Pinrang Sebagai Poros Utama Pemenuhan Pangan Nasional</p> 2019-01-23T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/68 Perempuan Penjual Pecel Lamasi, Kecamatan Lamasi, Kab. Luwu Sulawesi Selatan Sebagai Pilar Ekonomi Keluarga. 2019-05-22T02:43:17+00:00 Jumarniati Jumarniati jumarniati_22@yahoo.co.id Sri Hastuty Saruman Srihastuty21@yahoo.co.id Muhammad Rusli Baharuddin mruslib@gmail.com <p><em>Tujuan program kemitraan perempuan penjual pecel lamasi adalah </em><em>terbentuknya mental kewirausahaan dengan indikator tercipta semangat tinggi dalam menghadapi tantangan permasalahan ekonomi keluarga, Perluasan pemasaran dan terbentuknya Perkebunan organik sebagai solusi kebutuhan Sayuran pelengkap. Metode pelaksanaan yaitu sosialisasi program, pelatihan dan pendampingan kewiausahaan, sistem perkebunan organik, pelatihan dasar-dasar koperasi, dan strategi perluasan pemasaran. Keberhasilan pelaksanaan program tidak lepas dari partisifasi aktif masyarakat dengan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan monitoring dan evaluasi secara berkala. Sebagai hasil kemitraan ini maka terbentuk koperasi perempuan penjual pecel, peningkatan pengetahuan tentang pemanfaatan lahan pekarangan, dan mengubah prilaku usaha perorangan menjadi usaha kelompok atau sentra produksi pecel lamasi.</em></p> 2019-01-23T12:14:08+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/62 Pengembangan Kompetensi Konselor Melalui Pelatihan Konseling Motivational Interviewing (Mi) Berbasis Local Wisdom Budaya Jawa 2019-05-22T02:43:16+00:00 Dwi Yuwono Puji Sugiharto dypsugiharto@mail.unnes.ac.id Sigit Hariyadi sigithar@gmail.com Zakki Nurul Amin zakkiamin@gmail.com Mulawarman Mulawarman Mulawarman@gmail.com Muslikah Muslikah Muslikah@gmail.com Edwindha Prafitra Nugraheni edwindha@gmail.com <p>Kompetensi profesional Guru BK yang senantiasa perlu ditingkatkan adalah menguasai kerangka teoretik dan praksis bimbingan dan konseling. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kompetensi profesional guru BK di Kota Salatiga melalui pelatihan konseling motivational interviewing (MI) berbasis local wisdom budaya Jawa. Kegiatan pelatihan ini dilakasanan kepada 40 peserta selama dua hari tatap muka pada tanggal 31 Juli dan 1 Agustus 2018. Berdasarkan hasil analisis menggunakan margin mean dipahami bahwa ada peningkatan pemahaman peserta pelatihan dengan rentang margin skor 1,8. Pelatihan ini memberikan implikasi bagi guru BK untuk menerapkan pendeketan konseling MI ketika pemberian layanan konseling di sekolah.</p> 2019-01-23T12:34:28+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/106 Pemanfaatan Komputer untuk Pengembangan Media Pembelajaran Matematika sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar 2019-05-22T02:43:15+00:00 Putriaji Hendikawati putriaji.mat@mail.unnes.ac.id Rahayu Budhiati Veronika Veronikarahayu@yahoo.com Stevanus Budi Waluya stevanusbudi@yahoo.com Kristina Wijayanti kristinawijayanti@gmail.com <p>Matematika adalah salah satu ilmu dasar yang diajarkan sejak sekolah dasar yang menekankan pada pemahaman konsep. Penggunaan media pembelajaran yang tepat adalah salah satu cara untuk menanamkan pemahaman konsep pada siswa. Tujuan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan adalah memberikan pengetahuan dan memotivasi para guru Sekolah Dasar&nbsp; YPII Cabang Semarang untuk mengembangkan keterampilan dan kreatifitas dalam membuat media pembelajaran dengan menggunakan teknologi komputer. Metode yang digunakan untuk merealisasikan tujuan adalah dengan pelaksanaan ceramah dan demonstrasi berisi pelatihan dan simulasi, pendampingan dan workshop untuk membantu guru membuat media pembelajaran menggunakan bantuan computer serta pemberian penugasan di akhir kegiatan. Pada akhir kegiatan setiap guru menghasilkan sebuah produk media pembelajaran. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah para guru merasakan manfaat kegiatan, memperoleh pengetahun baru, dapat membuat media pembelajaran sederhana dengan menggunakan bantuan komputer dan merasa tertantang untuk terus mengembangkan kemampuannya untuk memanfaatkan media komputer dalam membuat media pembelajaran</p> 2019-01-23T13:24:04+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/27 Implementasi Program Pengembangan Kewirausahaan STIE Nobel Indonesia Tahun 2018 2019-05-22T02:43:14+00:00 Ridwan Ridwan ridwan@gmail.com Maryadi Maryadi maryadi@yahoo.com Muhammad Saleh saleh@gmail.com Fitriani Latief fitri.nobel89@gmail.com <p>Kondisi empiris menunjukkan bahwa sampai saat ini sebagian besar lulusan perguruan tinggi masih mendambakan menjadi PNS atau pegawai swasta, ketimbang menjadi entrepreneur. Padahal peluang untuk menjadi PNS semakin kecil bila dibandingkan jumlah lulusan perguruan tinggi setiap tahunnya, akibatnya jumlah penganguran intelektuan menduduki posisi tertinggi dibanding dengan lulusan pendidikan lainnya. STIE Nobel Indonesia telah mencanangkan diri sebagai “<em>Nobel School of Business</em>” sejak tahun 2009. &nbsp;Untuk itu Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) STIE Nobel Indonesia diharapkan mampu menghasilkan wirausaha muda mandiri, sekaligus mewujudkan “Nobel School of Business” tersebut. Kajian ini bertujuan mengamati implementasi program PPK STIE Nobel Indonesia. Desain penelitian ini adalah deskriptif, kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam, kuesioner dan pemeriksaan dokumen, sekaligus keterlibatan dalam Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) STIE Nobel Indonesia. Analisis data dengan cara reduksi data dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: motivasi mahasiswa untuk berwirausaha sudah tumbuh namun masih perlu ditingkatkan, metode jemput bola terbukti efektif sebagai sosialisasi dan seleksi program PPK, metode Coaching NLP terbukti berhasil meningkatkan usaha mahasiswa menjadi wirausaha muda mandiri. Dari 20 orang peserta PPK tahun pertama 2018, diharapkan minimal 5 orang berhasil menjadi wirausaha baru yang siap berkompetisi di masyarakat.</p> <p>&nbsp;</p> 2019-01-23T14:04:28+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/34 Karang Taruna Fajar : Cinderamata Bioplastik Khas Pantai Madasari, Masawah 2019-05-22T02:43:13+00:00 Endang Surahman e.surahman@unsil.ac.id Vita Meylani Vita@gmail.com Lucky Radi Rinandiyana lucyradi@gmail.com <p>Cinderamata merupakan suatu hal yang harus ada di sebuah tempat wisata. Pantai Madasari sebagai tempat wisata baru memiliki sumber daya hayati yang melimpah namun belum memiliki cinderamata sehingga perlu dikembangkan sumber daya hayati menjadi suatu cinderamata. Tujuan dari kegiatan ini adalah melatih pemuda Karang Taruna Fajar Desa Masawah membuat bioplastik dengan memanfaatkan sumber daya hayati yang ada di Pantai Madasari untuk dijadikan cinderamata khas wisata Pantai Madasari. Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang pemuda selama 6 jam. Kegiatan awal berupa pemaparan teori pembuatan bioplastik dan praktek pembuatan bioplatik. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah berbagai bentuk bioplastik yang dapat dijadikan cinderamata dari Pantai Madasari. Kesimpulan kegiatan ini adalah program pelatihan pembuatan bioplastik sebagai cinderamata bagi karang taruna Desa Masawah telah berhasil dilaksanakan, terbukti dengan banyaknya hasil bioplastik yang telah dibuat oleh anggota karang taruna.</p> 2019-01-23T14:25:33+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/40 Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Anti Demam Berdarah Dengue (DBD) 2019-05-22T02:43:11+00:00 Andi Silfiana sugiyantodarman@gmail.com Sugiyanto Sugiharto sugiharto@gmail.com <p>Tujuan: Program&nbsp; Kemitraan&nbsp; Masyarakat&nbsp; Gerakan&nbsp; Masyarakat&nbsp; Hidup&nbsp; Sehat&nbsp; Anti&nbsp; Demam Berdarah Dengue (DBD) bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Tomoni Timur. Berdasarkah hasil diskusi dengan masyarakat dan petugas kesehatan maka didapatkan permasalahan sebagai berikut 1) Tingginya angka penyakit DBD, 2) Minimnya pengetahuan dan sikap masyarakat tentang PHBS, 3) Tidak optimalnya kader posyandu, 4) Rendahnya kepedulian masyarakat terhadap pencegahan dan deteksi didni penyakit, 5) Tingginya angka perokok aktif, 6) Minimnya Penggunaan jamban keluarga. Metode: Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat ini dilaksanakan dengan&nbsp; tiga pola yaitu Health Education,&nbsp; Healt&nbsp; Protection, Prevention. Sedangkan tahapan pelaksanaanya meliputi; tahapan sosialisasi, tahapan implementasi dan tahapan evaluasi. Hasil: Hasil kegiatan Program Pengabdian Masyarakat ini meliputi; pembentukan satgas Jumantik dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus, penyuluhan tentang bahaya asap rokok, penyuluhan tentang PHBS, pemeriksaan kesehatan, dan pembuatan jamban percontohan. Simpulan: Pelaksanaan PKM Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat khususnya penanggulangan Demam Berdarah Dengue (DBD) bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Desa Purwosari, aparat pemerintah Desa Purwosari, Masyarakat dan juga siswa SDN 171 Purwosari sangat responsif dalam setiap program yang dilakukan dengan pendekatan kemitraan sehingga dapat berjalan sesuai dengan harapan. Kegiatan ini juga telah berjalan dengan baik tanpa ada hambatan yang berarti.</p> 2019-01-24T00:56:58+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/35 Pelatihan Penyusunan Laporan Studi Kelayakan Kepada Masyarakat Bisnis Pada UMKM 2019-05-24T02:53:11+00:00 Sulistya Rini Pratiwi miss.rainy@ymail.com Eko Prihartanto eqho.prihartanto@gmail.com Meylin Rahmawati meylin@gmail.com Said Usman saidusman@gmail.com <p>Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sangat penting dan strategis dalam mengantisipasi kedudukan perekonomian kedepan terutama dalam memperkuat struktur perekonomian suatu daerah. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sulit berkembang dikarenakan kompetensi pemilik usaha yang masih kurang dalam mengelola usaha, biasanya mereka berjalan apa adanya atau usaha turun temurun dari warisan orang tua, sehingga apabila dinilai perkembangan usaha mereka hanya terbatas menutupi kebutuhan hidup pemiliknya tanpa berusaha untuk mengembangkannya. Untuk keberhasilan tujuan dan sasaran kegiatan PKM ini maka dilakukan beberapa metode pendekatan seperti Identifikasi masalah, Survey Pendahuluan<em>,</em>. Evaluasi dan Laporan hasil. Berdasarkan hasil kegiatan diperoleh: 1) terdapat peningkatan pemahaman pentingnya pelaporan yang baik dan benar; 2) meningkatnya kemampuan dalam penyusunan laporan studi kelayakan proyek; 3) Mitra dapat mengetahui nilai hasil dari pengolahan pelaporan secara mandiri. Penyusunan Laporan Studi Kelayakan&nbsp; Usaha&nbsp; sangat diperlukan oleh Mitra untuk dapat menghindari dari resiko kerugian dengan melihat layak tidaknya suatu bisnis dilaksanakan secara terus menerus. Laporan Studi Kelayakan Usaha ini juga memudahkan Mitra untuk dapat melakukan perencanaan, pengawasan dan pengendalian usahanya</p> 2019-01-24T07:00:42+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/107 Analisis Harga Jual dan Strategi Penjualan Produk Es Krim di UKM Gelali Kecamatan Sukun Kota Malang 2019-05-24T02:53:10+00:00 Muhammad Arif Kamal m.arif.kamal@ub.ac.id Miftakhurrizal Kurniawan miftakhurrizal@gmail.com Suprayogi Suprayogi Suprayogi@gmail.com Imam Santoso imamasantoso@gmail.com Wignyanto Wignyanto Wignyanto@gmail.com <p>UKM Gelali berpartisipasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan memperbaiki kualitas produk, proses produksi, desain kemasan dan merk serta persyaratan administrasi penting lainnya termasuk perizinan usaha agar produknya dapat diterima oleh konsumen. Metode pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah 1. identifikasi kondisi unit usaha, 2. Pelatihan, penyuluhan, dan pembimbingan teknis. Hasil dari kegiatan ini adalah efisiensi produksi (kuantitas dan kualitas) dengan perbaikan manajemen pengolahan yang ada, adanya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan agroindustri pengolahan susu menjadi es krim sehingga akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lingkungan UKM Es Krim Gelali</p> 2019-01-24T08:12:18+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/105 Pelatihan dan Workshop Pengelolaan Koperasi di Sekolah 2019-05-24T02:53:09+00:00 Diana Widhi Rachmawati dianawidhi72@yahoo.com Merlyn Widalesmana merlyn@gmail.com M Toyib Toyib@yahoo.com Nuryanti Permatasari nuryanti@gmail.com Januardi Januardi Januardi@yahoo.com <p>Pengelolaan yang profesional memerlukan adanya sistem pertanggungjawaban yang baik dan informasi yang relevan serta dapat diandalkan untuk pengambilan keputusan perencanaan dan pengendalian koperasi. Metode Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode langsung di lapangan. Kegiatan penyampaian materi yang berhubungan dengan tema yang sedang dilaksanakan ini adalah “Dengan Pengelolaan Koperasi di Sekolah Kita Tingkatkan Pengetahuan, Pemahaman dan Keterampilan Siswa dan Guru Menuju Koperasi Kreatif dan Terampil”. Narasumber pada kegiatan ini adalah dosen pada Program Studi Pendidikan Akuntansi Universitas PGRI Palembang yang berjumlah lima&nbsp; orang. Kesimpulan, Laporan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dan diselesaikan melalui prosedur dengan sebenar-benarnya yang diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam ilmu pengetahuan di siswa. tidak hanya itu juga, kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan pada tanggal 18 November 2017 dengan tema “Workshop Pengelolaan Koperasi Sekolah Pada SMK Negeri 1 Indralaya Utara” ini juga dapat meningkatkan dan membangkitkan rasa profesionalisme dosen di lingkungan program studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang dan meningkatkan pengetahuan serta pemahaman peserta didik khususnya guru dan siswa di lingkungan SMK Negeri 1 Indralaya Utara, SMK Negeri 2 Inderalaya Utara, SMA Negeri 1 Inderalaya Utara, SMA Negeri 2 Inderalaya&nbsp; Utara dan SMK PGRI Inderalaya Utara.</p> 2019-01-24T08:35:36+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/38 Pelatihan Dan Pendampingan Kelompok Pemuda Dalam Peningkatan Pelayanan Dan Pengelolaan Kawasan Obyek Wisata Candi Cetho 2019-05-22T02:43:12+00:00 Yustinus Windrawanto yustinus@gmail.com Sapto Irawan sapto@staff.uksw.edu Setyorini Setyorini Setyorini@gmail.com <p>Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam berbagai bidang, termasuk dalam hal pengelolaan dan pengembangan obyek wisata. Peningkatan sumber daya manusia yang ada didaerah kawasan wisata dapat meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan dan pengembangan potensi&nbsp; yang ada didaerah tersebut. Peningkatan sumber daya manusia dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan dan program. Oleh karena itu melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, melakukan pelatihan dan dan pendampingan kepada dua kelompok pemuda PERADAH dan pengelola bumi perkemahan dikawasan candi Cetho. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pemuda dalam pelayanan kepada para pengunjung kawasan candi Cetho dan meningkatan pengelolaan dan pengembangan bumi perkemahan. Hasil kegiatan peningkatan sumber daya manusia dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan kepada dua kelompok pemuda PERADAH dan pengelola bumi perkemahan dengan fokus dan pokok materi tentang: Pelatihan komunikasi antar pribadi, Pelatihan manajemen kelompok, dan Pendampingan kelompok, bagi kelompok PERADAH. Sedangkan kepada kelompok pengelola bumi perkemahan pelatihan dan pendampingan tentang: Pelatihan teknik memfasilitasi, Workshop pengembangan layanan bumi perkemahan, Pelatihan manajemen kelompok, dan Pendampingan kelompok.</p> 2019-01-24T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/73 Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Home Industri Ikan Lele Asap 2019-05-24T02:53:08+00:00 Hadi Pajarianto pajariantohadi@gmail.com <p>Tujuan artikel pendidikan dan pemberdayaan masyarakat berbasis home industri ikan lele asap adalah kegiatan pengabdian yang dilaksanakan sebagai bentuk keresahan akademisi akan pemanfaatan&nbsp; ikan lele sebagai sumber makanan yang sangat kaya gizi, masih sebatas konsumsi ikan lele segar, dengan ketahanan&nbsp; untuk di konsumsi sangat terbatas. Permasalahan yang dialami oleh mitra adalah: (1) belum memiliki teknologi proses yang memadai; (1) belum memiliki <em>Brand</em> dan desain kemasan produk agar familiar; (3) belum memiliki desain label yang menarik; dan (4) lemahnya manajemen produksi dan manajemen pemasaran. Strategi yang digunakan untuk penyelesaian masalah adalah dengan: (1) meningkatkan pemahaman mitra tentang manajemen usaha terutama yang berkaitan dengan optimalisasi manajemen sumber daya manusia; (2) meningkatkan pemahaman mitra tentang rumusan dan manfaat perencanaan bisnis (<em>bussines plan</em>); (3) meningkatkan <em>Brand</em> melalui desain kemasan dan produk; (4) meningkatkan pemahaman mitra tentang manajemen keuangan, (5) meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra tentang proses produksi dengan menggunakan alat yang lebih canggih; dan (6) menghasilkan proposal untuk diajukan memperoleh dana dari pemerintah maupun dari swasta baik berupa hibah, seperti program Kelompok Usaha Pemuda Produktif (KUPP) dan Kelompok Wirausaha Desa (KWD) dari Ditjen FNPI serta dari pemerintah daerah atau berupa pendanaan dalam bentuk kredit dari perbankan maupun dari BUMN non bank</p> 2019-01-24T13:42:02+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/108 Implementasi Teori Operant Conditioning Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidkan Agama Islam Melalui Pendampingan Guru Al-Qur’an 2019-05-24T02:53:07+00:00 Tri Marfiyanto trimarfiyanto198@gmail.com Ahmad Syafi’i karimahmadsyafii@gamil.com Hermawan Hermawan hermawan.lawfirm9@gmail.com <p><em>Guru yang merupakan icon penting dalam dunia pendidikan Islam, di mana keberhasilan lembaga pendidikan Islam dalam mencetak peserta didiknya tidak terlepas dari eksistensi pendidik yang memiliki sifat-sifat pendidik yang baik di samping kemampuan skillnya sedang al-Qur’an merupakan qur’anan, hudan dan al-Furqan oleh karena itu mata pelajaran al-Qur’an merupakan sesuatu hal yang bisa dikatakan wajib dalam program pengembangan kurikulum di lembaga pendidikan Islam namun pada kenyataannya dari data yang didapat dan observasi lapangan ketersedian guru mata pelajaran Al-Qur’an di Sekolah Dasar Mujahidin 2 Surabaya masih minim dari segi kualitas dan profesionalitas sehingga capaian pembelajaran pada mata pelajaran al-Qur’an pun kurang sesuai yang diharapkan&nbsp; sehingga Teori operant coditioning oleh B.F. Skinner yaitu condisioning dalam arti kebiasaan, insight yang berarti pengertian, dan modelling dengan pengertian tauladan dirasa sangat sesuai melalui pendekatan, strategi, metode, dan teknik pembelajaran dalam proses pembelajaran al-Qur’an maka selanjutnya penggabungan dari metode pembiasaan, pengertian dan tauladan terbukti efektif dalam capaian pembelajaran al-Qur’an di Sekolah Dasar Mujahidin 2 Surabaya</em></p> 2019-01-24T14:54:50+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/78 Pembangunan Media Pembelajaran Berbasis E-Learning Di SMA NU Ma’Arif Jatinegara Tegal 2019-05-24T02:53:06+00:00 Oman Somantri oman_mantri@yahoo.com Dyah Apriliani dyahapriliani@gmail.com Arif Wirawan Muhamad arifwirawan@gmail.com M Nishom mnishom@yahoo.com <p><em>Internet learning sebagai sebuah proses pembelajran berbasis elektronik yang digunakan sebagai media pembelajaran dierikan untuk para guru dan sekolah di SMA NU Ma’Arif Jatinegara Kota Tegal, melalui kegiatan pelatihan dilakukan sebagai upaya dalam upaya meningkatkan keterampilan dan pengetahuan guru dalam memahami dan membangun e-learning. Metode kegiatan yang digunakan adalah model pembelajaran partisipatif sehingga memberikan kebebasan kepada para peserta pelatihan untuk lebih memahami materi yang disampaikan. Media yang digunakan untuk membuat e-learning menggunakan Edmodo sebagai tools.</em> <em>Berdarsarkan hasil evaluasi terhadap kegiatan pelatihan tersebut memeprlihatkan hampir 80% peserta pelatiahan sudah mampu membuat media pembelajaran e-learning dengan baik.</em></p> 2019-01-24T23:12:49+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/76 Peningkatan Kompetensi Teknologi dan Informasi Guru Bimbingan dan Konseling 2019-05-24T02:53:04+00:00 Wening Cahyawulan wening@unj.ac.id Aip Badrujaman aip.bj@unj.ac.id Hilma Fitriyani hilma@unj.ac.id Michiko Mamesah mmamesah@unj.ac.id Eka Wahyuni ewahyuni@unj.ac.id Djunaedi Djunaedi djunaedi@unj.ac.id <p><em>Kompetensi teknologi dan informasi bagi guru bimbingan dan konseling/konselor merupakan kompetensi yang perlu dimiliki. Hal ini dikarenakan, kompetensi teknologi dan informasi akan membantu guru bimbingan dan konseling/konselor melaksanakan administrasi bimbingan dan konseling yang cenderung memakan waktu, seperti analisis hasil asesmen. Pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan metode pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknologi guru bimbingan dan konseling/konselor di wilayah DKI Jakarta. Pengabdian pada masyarakat melibatkan 28 orang guru bimbingan dan konseling di wilayah DKI Jakarta. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian pada masyarakat, diperlukan adanya pendampingan bagi peserta ketika menerapkan kompetensi teknologi dan informasi dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah masing-masing</em></p> 2019-01-25T01:01:21+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/71 Kegiatan Penyuluhan Tentang Diabetes Militus di Kelurahan Barombong Kota Makassar 2019-05-24T02:53:03+00:00 suprapto suprapto atoenurse@gmail.com <p>Penduduk usia produktif yaitu umur 45-65 tahun, di mana umur tersebut seseorang banyak melakukan aktivitas sebagai penggerak roda perekonomian keluarga. Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan warga khususnya usia produktif sangat penting dalam menunjang keberhasilan upaya peningkatan kualitas kesehatan warga masyarakat. <strong>Tujuan kegiatan</strong> ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit Diabetes Militus, meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penatalaksanaan Diabetes Militus secara nonfarmakologi atau perubahan gaya hidup, serta penggunaan obat Diabetes Militus yang rasional, meningkatkan pengetahuan pola makan /life stilemasyarakat untuk menurunkanresiko terkena/pencegahan dan pengobatan penyakiti Diabetes Militus. <strong>Metode kegiatan</strong> ini adalah dengan konseling, ceramah, dan diskusi tentang penyakit diabetes mellitus. <strong>Hasil Kegiatan</strong> ini adalah masyarakat mulai memahami tentang penyakit Diabetes Militus, penyebabnya, serta penatalaksanaan secara nonfarmakologi melalui perubahan gaya hidup, pengetahuan masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat, pola makan/life stile yang dapat dilakukan sendiri di rumah secara sederhana untuk dapat dilaksanakan sebagai salah satu pencegahan dan menjaga kadar gula darah</p> 2019-01-25T13:05:16+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/56 Penerapan Teknologi Tepat Guna Pascapanen Dalam Upaya Peningkatan Produktifitas Petani Kopi di Kabupaten Bener Meriah 2019-05-24T02:53:02+00:00 Indra Mawardi ddx_72@yahoo.com Hanif Hanif hanif@gmail.com Zaini Zaini Zaini@gmail.com Zainal Abidin zainalabidin@gmail.com <p><em>Penerapan teknologi tepat guna pascapanen kopi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan kopi. Kelompok tani BLJ Tani (Blang Jorong Tani) dan kelompok tani Buge Mujadi adalah dua kelompok tani petani kopi di Desa Petukel Blang Jorong yang akan menjadi masyarakat mitra kegiatan penerapan TTG. Tujuan dari kegiatan penerapan TTG ini adalah untuk meningkatkan produktifitas masyarakat mitra (petani kopi) di Desa Petukel Blang Jorong melalui penerapan mesin-mesin TTG pascapanen kopi. Mesin-mesin yang akan diterapkan nantinya adalah mesin pengupas kulit buah kopi sistem berjalan, mesin pencuci buah kopi dan mesin huller berjalan. Metode pelaksanaan program dimulai dari survey ke lokasi, sosialisasi program, perancangan dan pembuatan mesin-mesin pascapanen kopi, penerapan mesin yang telah difabrikasi dan evaluasi kegiatan. Dari hasil &nbsp;kegiatan telah diproduksi mesin-mesin tepat guna pascapanen kopi, yang terdiri dari dua unit mesin pengupas kulit kopi berjalan (pulper mobile), satu unit mesin pencuci biji kopi type bacth, dan satu unit mesin pengupas biji kopi berjalan (huller mobile). Petani kopi di Desa Petukel Blang Jorong Kabupaten Bener Meriah telah mengenal mesin-mesin teknologi tepat guna pascapanen kopi. Hasil evaluasi kegiatan menunjukan produktifitas petani kopi mulai meningkat. Hal ini dapat terlihat dari proses pengolahan kopi pascapanen yang lebih efektif dan efesien.</em></p> 2019-01-26T12:27:50+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/63 Achievement Motivation Counseling Untuk Meningkatkan Kinerja Difabel Dalam Usaha Tata Rias Salon Di Kabupaten Tegal 2019-05-24T02:53:01+00:00 sri adi nurhayati dias.mumpuni@live.com Sesya Dias Mumpuni dias.mumpuni@live.com <p><em>Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan motivasi untuk meningkatkan kinerja difabel pada pekerjaan menjahit dan tata rias untuk menuju usaha tata rias salon. Pentingnya memberikan Achievement Motivation Counseling sebagai dasar penguatan difabel akan usaha yang dirintis dan diteruskan untuk selanjutnya. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari pelatihan, workshop dan Achievement Motivation Counseling. Hasil dari pelatihan berupa keterampilan dalam baju kebaya, tata rias salon dan motivasi diri difabel untuk memulai usaha. </em><em>Simpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah mitra difabel memperoleh keterampilan yang baik dalam usaha tata rias salon yang dilakukan dalam bentuk busana kebaya, tata rias dan motivasi diri dalam berusaha.</em></p> 2019-02-03T15:09:09+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/74 Budidaya Ikan Lele Dengan Metode Bioflok Pada Peternak Ikan Lele Konvesional 2019-05-24T02:53:00+00:00 Faridah Faridah faridahtki@pnl.ac.id Selvie Diana selviediana@gmail.com Yuniati Yuniati Yuniati@gmail.com <p><em>Pelatihan budidaya ikan lele dilakukan kepada peternak ikan lele didesa Meunasah Lhok Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Tujuan dari pelatihan adalah untuk meningkatkan produksi ikan lele dengan menggunakan metode bioflok.&nbsp; </em><em>Budidaya ikan lele sistem bioflok adalah suatu sistem pemeliharaan ikan dengan cara menumbuhkan&nbsp;mikroorganisme yang berfungsi mengolah limbah budi daya itu sendiri menjadi gumpalan-gumpalan kecil yang bermanfaat sebagai makanan alami ikan. Sistem bioflok ini dinilai efektif dan mampu mendongkrak produktivitas ikan lele. &nbsp;Produksi ikan lele yang dihasilkan sekitar 3000 ekor dengan berat 96 – 110 kg dari bibit 4000 ekor. Metode ini juga menghasilkan bobot ikan lebih berat 20% dengan masa panen lebih cepat sekitar 20% (2,5 bulan) dari metode konvesional.&nbsp; </em></p> 2019-02-06T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## http://journal.ilininstitute.com/index.php/caradde/article/view/67 Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Orang Tua Untuk Mencegah Bullying Guna Mewujudkan Desa Layak Anak 2019-05-24T02:52:58+00:00 Purwati Purwati bupurwati@ummgl.ac.id Muhammad Japar bupurwati@gmail.com Septi Wardani septiwardani@gmail.com Rohmayanti Rohmayanti Rohmayanti@gmail.com <p><em>Bullying merupakan bentuk perilaku agresif yang sering dilakukan anak atau individu&nbsp; secara sengaja dan berulang-ulang untuk menyakiti anak atau individu lain demi mendapatkan kepuasan dan kebahagiaan. Orang tua berperan sangat penting untuk membentuknya dan selanjutnya mampu mencegah timbulnya perilaku yang tidak baik seperti bullying. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mencegah bullying, demi mewujudkan desa layak anak. Metode yang digunakan adalah Rural Apraissal, dengan pendekatan dalam proses pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat, yang tekanannya pada keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan. Hasil yang didapatkan dari kegiatan pengabdian ini yaitu terjadinya peningkatan pengetahuan pada orang tua sebanyak 23. Kesimpulan, meningkanya pengetahuan dan keterampilan orang tua dapat mencegah bullying pada anak, sehingga akan mendukung terwujudnya desa layak anak. </em></p> 2019-02-27T09:07:38+00:00 ##submission.copyrightStatement##