Program Kemitraan Universitas untuk Penguatan Kelembagaan dalam Mengelola Administrasi dan Keuangan Secara Syariah

  • R Arri Widyanto Universitas Muhammadiyah Magelang
  • Andi Triyanto Universitas Muhammadiyah Magelang
  • Tuessi Ari Purnomo Universitas Muhammadiyah Magelang
Keywords: Administrasi, keuangan syariah, aplikasi komputer

Abstract

Dusun Turen Desa Kradenan Kecamatan Srumbung, merupakan dusun yang memiliki potensi lahan pertanian, perkebunan salak pondoh, kolam ikan, masjid, TPQ serta memiliki beberapa kelambagaan seperti PKK, Dawis, Poktan, Koperasi dan Posyandu. Semua kegiatan dari kelembagan tersebut tidak bisa terlepas dari kegiatan administrasi dan pengelolaan keuangan. Lembaga di dusun tersebut 100 % telah memiliki administrasi dan 0,42 % belum memiliki laporan keuangan.  Seluruh pengurus kelambagaan tersebut 0,73 % sudah memiliki keterampilan mengoperasikan komputer dan 0,27 % belum. Tingkat penguasan bagi yang sudah bisa mengoperasikan komputer adalah 0,78 % menguasai dan 0,22 % cukup menguasai. Permasalahan pada lembaga-lembaga tersebut kegiatan administrasi masih seadanya dicatat pada buku tulis atau pada kertas yang terpisah-pisah. Pembuatan dokumen harus minta bantuan orang lain menggunakan jasa penetikan. Tidak memili arsip undangan, karena undangan pertemuan hanya disampaikan secara lisan. Pencatatan keuangan sering tidak teliti, jumlah uang tercatat dan uang sebenarnya jumlahnya tidak sesuai. Sistem simpan pinjam masih ada unsur riba. Metode yang dilakuan pada PKU ini adalah : Persiapan, Pelaksanaan dan Evaluasi. Hasil yang akan dicapai dari kegiatan ini adalah peningkatan dalam kegiatan administrasi dan  kemampuan mitra dalam mengoperasikan komputer menjadi 75 %, 100 % memiliki laporan keuangan dan luaran berupa publikasi di media massa serta di Jurnal Nasional.

Published
2020-02-02
How to Cite
Widyanto, R. A., Triyanto, A., & Purnomo, T. (2020). Program Kemitraan Universitas untuk Penguatan Kelembagaan dalam Mengelola Administrasi dan Keuangan Secara Syariah. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 224-228. https://doi.org/10.31960/caradde.v2i2.337