Main Article Content

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan dan membahas mengenai proses dan hasil sosialisasi  terhadap anak muda mengenai esports dan soft power Indonesia. Legasi Asian Games 2018 memunculkan esports sebagai sumber baru yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif sekaligus berpotensi sebagai sumber soft power negara Indonesia. Dukungan anak muda sebagai pilar utama dalam hal ini sangat diharapkan. Oleh karena itu, pengetahuan mereka perlu ditingkatkan melalui kegiatan sosialisasi. Sosialisasi dilaksanakan melalui empat tahap terhadap pelajar SMA di Bandung, yang hasilnya dianalisis secara kualitatif dan dengan bantuan data statistik sederhana. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa para pelajar sasaran menyatakan setuju dan paham akan pentingnya esports sebagai sumber soft power Indonesia. Akan tetapi mereka belum bersedia sepenuhnya terjun ke dunia esports, meskipun akan mendukung pembangunan soft power Indonesia melalui esports. Temuan dari  proses  sosialisasi ini adalah masih terdapat gap antara pengetahuan yang didapat dengan sikap kesediaan dan perilaku yang diharapkan dari subjek sasaran.

Keywords

Esports; Soft power Indonesia; Sosialisasi; Anak muda.

Article Details

How to Cite
Budi Rachman, J., Savitry Adityani, Dadan Suryadipura, Bima Prawira Utama, Bunga Aprilia, Ariyadi Suherman, & Kevin Alfaizi. (2020). Esport Sebagai Sumber Soft Power Indonesia: Sosialisasi Kepada Anak Muda. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 43-52. https://doi.org/10.31960/caradde.v3i1.462

Most read articles by the same author(s)