Pengolahan Buah Naga Kelompok Bulo ( Badan Usaha Lorong ) Teratai Putih

  • Musdalifah Mardin STKIP Pembangunan Indonesia
  • Arwin Arif STKIP Pembangunan Indonesia
  • Fandi Ahmad STKIP Pembangunan Indonesia
Keywords: Buah Naga; Diversifikasi Produk; Pengemasan; Labelling

Abstract

Tujuan program kemitraan masyarakat stimulus adalah (1) mengubah mindset kelompok Badan Usaha Lorong (Bulo) Teratai Putih, (2) melatih kelompok Badan Usaha Lorong (Bulo) Teratai Putih dalam mendiversifikasi buah naga menjadi beberapa produk yang bernilai ekonomi, (3) menerapkan cara pengemasan dan labelling. Pelaksanaan program kemitraan masyarakat stimulus menggunakan 3 (tiga) metode yaitu (1) metode parsitipasi aktif , (2) metode diversifikasi produk dan (3) metode pengemasan dan labelling. Hasil kegiatan pengabdian dari evaluasi penilaian kepuasan masyarakat dalam mengikuti kegiatan sosialisasi berupa penjelasan mengenai pengolahan buah naga sebesar 79,14%. Hal ini menandakan masyarakat berparsitipasi aktif dan mampu memotivasi jiwa wirausaha mereka dalam mengolah buah naga menjadi lahan bisnis. Selain itu, evaluasi pengolahan buah naga menjadi selai buah naga (40,91%), mie buah naga (34,85%) dan keripik kulit buah naga (24,24%). Dari 3 (tiga) produk yang dihasilkan selai buah naga menjadi primadona karena selain pembuatannya yang mudah, rasanya juga tak kalah dengan selai yang ada dipasaran. Sementara, proses pengepakan (60,83%) dan labeling (39,17%), dari hasil evaluasi penilaian masyarakat memang agak kesulitan ditahap pembuatan label karena butuh alat dan kreativitas dalam merancang suatu label usaha.

References

Andri Setiawan, A. S. (2017). Analisis Pendapatan Petani Buah Naga di Desa Sambirejo Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Ilmu Ekonomi, 153-162.

Arikunto, S. (2011). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. Edisi Revisi VII. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Azwar, s. (2014). Reliabilitas dan Validitas, Edisi 4. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

C. I., & R. N. (2010). Teknologi Pengolahan Buah Naga dan Diversifikasi Produk Olahannya sebagai Upaya Peningkatan Jiwa Kewirausahaan di SMK Agri Industri. Jurnal Inotek, 15 (2).

Emil, S. (2011). Untung Berlipat dari Bisnis Buah Naga Unggul. Yogyakarta: Lili Publisher.

Hidayat, M. I. (2018). IBM Pengolahan Buah Naga sebagai Upaya Meningkatkan Nilai Tambah dan Pengendalian Harga Buah Naga di Kabupaten Tanah Lot. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary, Vol 3 (2), 163-167.

Khairunnas, & E, T. (2011). Analisis Kelayakan Usaha Tani Buah Naga di Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis, Vol 3, No. 8, Hal 579-585.

Kristanto, D. (2008). Buah Naga Pembudidayaan di Pot dan Di Kebun. Jakarta: Penebar Swadaya.

Mahmudi. (2011). Pengolahan Pengetahuan Buah Naga, Budidaya dan Pemanfaatannya. Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Nurfahmiati, H. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Badan Usaha Lorong ( Suatu Studi di Kecamatan Rappocini Kota Makassar). Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Rahmawati, M. (2013). Pengemasan dan Pelabelan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Published
2019-08-15
How to Cite
Mardin, M., Arif, A., & Ahmad, F. (2019). Pengolahan Buah Naga Kelompok Bulo ( Badan Usaha Lorong ) Teratai Putih. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1). https://doi.org/10.31960/caradde.v2i1.240
Section
Article in Press