Main Article Content

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) adalah memberikan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan financial technology (fintech).  Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi: (1) seminar dan pelatihan mengenai financial technologi, (2) seminar dan pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis aplikasi Lamikro, dan (3)melakukan evaluasi dan refleksi mengenai keberhasilan kegiatan yang dilakukan. Peserta pelatihan PkM melibatkan 25 orang peserta dari IWAPI dan mahasiwa yang terlibat dalam program mahasiswa wirausaha (PMW) Undiksha. Hasil dari kegiatan adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan tentang financial technologidan penyusunan laporan keuangan  berbasis aplikasi lamikro. Hal ini dilihat dari hasil pretest dan posttest. Hasil posttest menujukkan terdapat peningkatan rata-rata tingkat pemahaman dan keterampilan dalam penggunaan fintech. Selain itu, dari penyebaran kuesioner mengenai efektifitas kegiatan menunjukkan respon yang cukup positif. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM ini dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.

Keywords

Financial technology Pengelolaan Keuangan UMK Usaha Mikro

Article Details

How to Cite
Herawati, N. T., Kurniawan, P. S., Sujana, E., Dewi, P. E. D. M., & Dewi, L. G. K. (2019). Pemanfaatan Financial Technology Dalam Pengelolaan Keuangan Usaha Mikro Dan Kecil. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 179-186. https://doi.org/10.31960/caradde.v2i2.281

References

  1. IAI. (2018). Standar Akuntansi Entitas Mikro, Menengah, dan Kecil (SAK EMKM). Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.
  2. Irma, M., Rahma, I. A., & Novalia, B. G. (2016). Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 1(2). Retrieved from http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/Mas/article/view/763
  3. Nakashima, T. (2018, July 1). Creating credit by making use of mobility with FinTech and IoT. IATSS Research, Vol. 42, pp. 61–66. https://doi.org/10.1016/j.iatssr.2018.06.001
  4. Ozili, P. K. (2018). Impact of digital finance on financial inclusion and stability. Borsa Istanbul Review, 18(4), 329–340. https://doi.org/10.1016/j.bir.2017.12.003
  5. Prawirasasra, K. P. (2018). Financial technology in Indonesia: disruptive or collaborative? Reports on Economics and Finance, 4(2), 83–90. https://doi.org/10.12988/ref.2018.818
  6. Rahmayani, I. (2015). Indonesia Raksasa Teknologi Digital Asia. Www.Kominfo.Go.Id.
  7. Razkia. (2018). Optimalisasi Fintech dalam Menudukung Pembaungan UMKM di Indonesia. Depokpos.Com.
  8. Rizal, M., Maulina, E., & Kostini, N. (2019). Fintech Sebagai Salah Satu Solusi Pembiayaan Bagi UMKM. AdBispreneur, 3(2), 89. https://doi.org/10.24198/adbispreneur.v3i2.17836
  9. Salmiah, N. (2018). Ipteks Aplikasi Laporan Akuntansi Usaha Mikro (Lamikro) Pada Dinas Koperasi dan UKM Kota Pekanbaru. Retrieved from http://www.rmol.co/read/2017/10/17
  10. Sinarwati. (2013). Akuntansi Keuangan 1 Berbasis IFRS. Singaraja: Undiksha Press.
  11. Windayani, L. P., Trisna Herawati, N., Gede, L., & Sulindawati, E. (2019). Android Lamikro Untuk Membantu Usaha Mikro Menyusun Laporan Keuangan Sesuai SAK EMKM (Studi Pada Toko Bali Bagus) (Vol. 10).