Main Article Content

Abstract

Kegiatan ini bertujuan melatih masyarakat ‘Aisyiyah Duren Seribu, Depok, dalam pembuatan teh herbal kombinasi daun salam dan kulit kayu manis sebagai upaya menurunkan gula darah serta meningkatkan pengetahuan tentang pengendalian penyakit terkait gula darah. Metode yang dilakukan adalah Participatory Action Research yang dimulai dari survei dan analisis kebutuhan mitra yaitu PRA Duren Seribu, lalu pemberian edukasi terhadap 34 orang, praktik pembuatan teh herbal, pemantauan kadar gula darah menggunakan metode POCT terhadap 20 orang yang telah diskrining sebelumnya, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Data hasil pre-test dan post-test dibandingkan, dan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata pre-test 57,60 menjadi 80,00 pada post-test. Selain itu, sekitar 40% responden mengalami penurunan kadar gula darah dalam dua minggu, khususnya pada kelompok prediabetes dan borderline. Edukasi ini efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong pola hidup sehat.

Keywords

Herbal Tea; Bay Leaves; Cinnamon Bark; Blood Glucose; ‘Aisyiyah Branch Leadership

Article Details

How to Cite
Rindita, Kori Yati, Engla Merizka, Fitria Nugrahaeni, Maulida Kamila, Rizky Ramadhan, & Rianto Arya Saputra. (2026). Pembuatan Teh Herbal Kombinasi untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Menurunkan Gula Darah Warga ‘Aisyiyah Duren Seribu. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(3), 593-602. https://doi.org/10.31960/caradde.v8i3.3165

References

  1. Cahyani AA. Perilaku Manajemen Mandiri Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Bojongsari Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen. Doctoral Dissertation, Stikes Muhammadiyah Gombong, 2017.
  2. Mulyani S. Pengaruh Konsumsi Teh Herbal Daun Salam (Syzygium polyanthum) dan Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Dalam Menurunkan Tekanan Darah Peserta Prolanis di Wilayah Kerja Puskesmas Padongko dan Puskesmas Palakka, Kabupaten Barru. Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Makassar, 2024.
  3. Onasis, G. Ramuan Herbal Daun Salam dan Kayu Manis, Solusi Tradisional untuk Mengatasi Diabetes. 2024. Diunduh pada: https://www.ragamnuansa.com/kesehatan/162830081/ramuan-herbal-daun-salam-dan-kayu-manis-solusi-tradisional-untuk-mengatasi-diabetes.
  4. Prawira-Atmaja MI, Maulana H, Shabri, Riski GP, Fauziah A, Harianto S. Evaluasi Kesesuaian Mutu Produk Teh dengan Persyaratan Standar Nasional Indonesia. Jurnal Standardisasi Volume, 2021, 23(1), 43-52.
  5. Resti HY, Cahyati WH. Kejadian Diabetes Melitus pada Usia Produktif di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 2022; 6(3), 350-361.
  6. Wahyudi, Sinaga H, Tanjung HY. Formulasi dan Uji Efektivitas Teh Kombinasi Daun Afrika dan Daun Salam sebagai Terapi Komplementer Diabetes Mellitus Type 2. Jurnal Farmasimed (JFM), 2024; 7(1), 15-25.
  7. Wijayanti SPM, Nurbaiti TT, Maqfiroch AFA. Analisis Faktor Risiko Kejadian Diabetes Mellitus Tipe II Di Wilayah Pedesaan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 2020 Mar; 15(1): 16-21.
  8. Widodo A, Sulastri E, Ihwan I, Cahyadi MH, Maulana S, Zubair MS. Antidiabetic Activity, Phytochemical Analysis, and Acute Oral Toxicity Test of Combined Ethanolic Extract of Syzygium polyanthum and Muntingia calabura Leaves. The Scientific World Journal, 2024; 3607396, 1-10.
  9. Yudiastama ES, Handayani S, Wirawan. Karakteristik Teh Celup Herbal Kajian Proporsi Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dan Batang Serai (Cymbopogon citratus) terhadap Aktivitas Antioksidan, Kadar Air, pH, Warna dan Organoleptik. Jurnal Teknologi Pangan, 2023, 17(2), 29-41.

Most read articles by the same author(s)