Main Article Content
Abstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan mengadopsi kerangka kerja service learning melalui tiga tahapan sistematis, yaitu persiapan (analisis kebutuhan dan telaah modul), pelaksanaan lokakarya intensif selama tiga hari, dan evaluasi dampak. Metode pelatihan yang diterapkan menggunakan strategi Differentiated Toolkit dan Dual-Purpose Intervention melalui kombinasi presentasi, demonstrasi, serta praktik terbimbing (hands-on) pada tujuh platform teknologi koding dan Artificial Intelligence (AI). Hasil evaluasi menunjukkan efektivitas pelatihan yang sangat signifikan dengan peningkatan skor rata-rata peserta dari 38,4% pada pre-test menjadi 83,1% pada post-test. Analisis kuantitatif menghasilkan skor N-Gain rata-rata sebesar 0,725 yang masuk dalam kategori "Tinggi", dengan peningkatan pemahaman tertinggi pada domain konsep AI/ML (0,78) dan AI Generatif (0,77). Secara kualitatif, ditemukan transformasi persepsi guru dari kekhawatiran teknis menjadi antusiasme tinggi dalam mengadopsi teknologi untuk produktivitas kerja. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan berhasil meningkatkan kompetensi pedagogi digital dan kepercayaan diri guru SD Yayasan IBA Palembang dalam mengimplementasikan kurikulum inovatif. Disarankan agar pihak sekolah membentuk Komunitas Belajar Profesional (KBP) internal untuk menjamin keberlanjutan integrasi teknologi koding dan AI dalam praktik pembelajaran sehari-hari
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
