Main Article Content

Abstract

Kendala yang dihadapi oleh pengajar bahasa Jepang di Indonesia pada umumnya, dan pengajar di Lembaga pelatihan Bahasa Jepang khususnya, adalah kemampuan pengajar dalam mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan pengajar dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar, sehingga diharapkan dapat menunjang peningkatan kemampuan bahasa Jepang peserta didik. Kegiatan PkM berupa pelatihan dan diskusi terpumpun (Focus Group Discussion/FGD) dilaksanakan di LPK Puspa Setya Abadi (PSA Training Center and Career Partner) yang berlokasi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan FGD dan pelatihan disusun sesuai dengan kebutuhan guru bahasa Jepang di lapangan yang menginginkan adanya pelatihan intensif mengenai pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Jepang, dengan didampingi tim kegiatan pengabdian/dosen instruktur. Hasil FGD menunjukkan bahwa para pengajar memang menyadari bahwa pemanfaatan teknologi dalam PBM Bahasa Jepang sangatlah penting. Kegiatan pelatihan juga berhasil berhasil memberikan wawasan dan keterampilan baru bagi pengajar, dengan tindak lanjut berupa pelatihan lanjutan sehingga diharapkan proses belajar mengajar di LPK akan menjadi lebih efektif dan interaktif.

Keywords

Pelatihan pengajar LPK; Pembelajaran bahasa Jepang; Integrasi Teknologi dalam pembelajaran.

Article Details

How to Cite
Haristiani, N., Dewanty, V. L., Sutedi, D., & Sutjiati, N. (2026). Optimasi Pemanfaatan Teknologi dalam Pembelajaran Bahasa Jepang di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) . CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(3), 667-674. https://doi.org/10.31960/caradde.v8i3.3261

References

  1. Asyifa, A., Lumbanbatu, K., & Syahputra, S. (2022). Rekrutmen peserta pemagangan ke Jepang menggunakan metode MOORA di Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Langkat. In Seminar Nasional Informatika (SENATIKA) (Vol. 6, No. 3, pp. 255–269).
  2. Danh, N. T. (2021). Sustainable methods of improving kanji learning skills for Japanese language learners at basic level at FPT University. In E3S Web of Conferences (Vol. 295, p. 05031). EDP Sciences.
  3. Dewanty, V. L., Deandra, G. N., Alika, P. N., & Farisya, G. (2021). Japanese language learning through folklore-themed Instagram. In Fifth International Conference on Language, Literature, Culture, and Education (ICOLLITE 2021) (pp. 702–707). Atlantis Press.
  4. Haristiani, N., Dewanty, V. L., & Rifai, M. M. (2022). Autonomous learning through chatbot-based application utilization to enhance basic Japanese competence of vocational high school students. Journal of Technical Education and Training, 14(2), 143–155.
  5. Harkins, A. M. (2008). Leapfrog principles and practices: Core components of education 3.0 and 4.0. Futures Research Quarterly, 24(1), 19–31.
  6. Hermansyah, R., Utama, S. J., & Tamrin, M. H. (2019). Kemitraan triple helix dalam program pemagangan ke Jepang di Provinsi Jawa Timur. Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi, 1–10.
  7. Hussin, A. A. (2018). Education 4.0 made simple: Ideas for teaching. International Journal of Education and Literacy Studies, 6(3), 92–98.
  8. Kusrini, D., Dewanty, V. L., & Hidayat, N. N. (2020). The development of comics as a media to improve Japanese writing skill. In 4th International Conference on Language, Literature, Culture, and Education (ICOLLITE 2020) (pp. 155–163). Atlantis Press.
  9. Liang, W. J., & Lim, F. V. (2021). A pedagogical framework for digital multimodal composing in the English language classroom. Innovation in Language Learning and Teaching, 15(4), 306–320.
  10. Nurjaleka, L., Rosliyah, Y., Rustam, M. R., Sanjaya, M. B., & Pambajeng, N. A. (2023). Penguatan pra-keberangkatan pemagang Indonesia ke Jepang melalui pengenalan komunikasi antarbudaya bagi siswa LPK Yutaka Mitra Indonesia. Varia Humanika, 4(2), 71–81.
  11. Noviyanthi, N. N. (n.d.). Profil strategi pembelajaran kanji di kelas N4 keperawatan LPK LPJ Bali (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Ganesha).
  12. Oktavia, D. H. (2023). Pembelajaran bahasa Jepang di Lembaga Pelatihan Kerja di Indonesia. Journal of Education Research, 4(4), 2571–2578.
  13. Rochim, J. F., Fadillah, A. N., Darrienda, A. A., Allisa, V., & Sitanggang, M. (2023). Workshop pengajaran bahasa Jepang bagi pengajar Nagomi Kaigo Gakkou. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(2), 629–634.
  14. Sagita, I. R., & Fatimah, S. (2022). Lembaga Pelatihan dan Keterampilan Swasta: LPK Hoshi Hikari Padang 2012–2021. Jurnal Kronologi, 4(3), 252–264.
  15. Salamah, E., Darmawan, D., & Siregar, H. (2023). Analisis relevansi prinsip penyusunan silabus pelatihan pra seleksi pemagangan Jepang dalam meningkatkan kesiapan kerja peserta didik di LPK Zai Japan Serang. Jambura Journal of Community Empowerment, 126–139.
  16. Solechan, S. (2018). Rekrutmen program pemagangan ke Jepang: Suatu tinjauan program pemerintah daerah. Administrative Law and Governance Journal, 1(3), 326–344.
  17. Sudipa, M. H., Wahyuni, N. L., & Meilantari, N. L. (2022). Peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Jepang dengan pendekatan komunikatif pada peserta latih LPK LPJ Bali. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar (SENADIBA) 2021 (pp. 230–237).
  18. Tamara, A., & Shishido, M. (n.d.). Development of e-learning system for learning Japanese based on gamification theory and measurement of its effect. [Informasi publikasi tidak tersedia].
  19. Wiyatasari, R., & Trahutami, S. I. (2020). Pembekalan bahasa Jepang untuk bekerja (Shigotonotamenonihongo) bagi calon pemagang ke Jepang. Harmoni: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2), 68–71.
  20. Yasa, M. S., Mardani, D. M., & Sadyana, I. W. (2015). Profil pembelajaran bahasa Jepang di Lembaga Pelatihan Kerja Duta Sahaya Tabanan. Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha, 1(2).